Oleh : Admin Nurul IKhwan Konsesi
Tahukah anda bahwa pohon bambu tidak akan menunjukkan
pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama.
Walaupun setiap hari disiram & dipupuk, tumbuhnya
hanya beberapa puluh centimeter saja.
Namun setelah 5 tahun kemudian, pertumbuhan pohon
bambu sangat dahsyat & ukuran nya tidak lagi dalam hitungan centimeter
melainkan meter.
Lantas sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon
bambu ???
Ternyata selama 5 tahun pertama, ia mengalami
pertumbuhan dahsyat pada akar (BUKAN) pada batang, yang mana daripada itu,
pohon bambu sedang mempersiapkan pondasi yang sangat kuat, agar ia bisa
menopang ketinggian nya yang berpuluh puluh meter kelak dikemudian hari.
Jika kita mengalami suatu hambatan & kegagalan, bukan berarti kita tidak
mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang
luar biasa didalam diri kita.
Ketika kita lelah & hampir menyerah dalam
menghadapi kerasnya kehidupan, jangan pernah terbersit pupus harapan.
Ada pameo yang mengatakan “the hardest part of a
rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity” (“bagian terberat
agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi”).
Jika kita perhatikan, bagian peralatan pendukung
terbesar yang dibawa oleh sebuah roket adalah jet pendorong untuk melewati
atmosphere & gravitasi bumi.
Setelah roket melewati atmosphere, jet pendorong akan
dilepas & roket akan terbang dengan bahan bakar minimum pada ruang angkasa
tanpa bobot, melayang ringan, & tanpa usaha keras.
Demikian pula dengan manusia, bagian TERBERAT dari
sebuah KESUKSESAN adalah disaat awal seseorang MEMULAI USAHA dari sebuah
perjuangan, karena segala sesuatu terasa begitu BERAT & PENUH TEKANAN.
Namun bila ia dapat melewati batas tertentu,
sesungguhnya seseorang dapat merasakan segala kemudahan & kebebasan dari
tekanan & beban.
Namun sayangnya, banyak orang yang MENYERAH disaat
tekanan & beban dirasakan terlalu berat, bagai sebuah roket yang gagal
menembus atmosphere.
Buya Hamka berkata “kalau hidup sekedar hidup, babi di
hutan juga hidup & kalau kerja sekedar kerja, kera juga bekerja”.
Ketika pohon bambu ditiup angin kencang, ia akan
merunduk, tetapi setelah angin berlalu, dia akan tegak kembali, laksana
perjalanan hidup seorang manusia yang tak pernah lepas dari cobaan &
rintangan.
Maka jadilah seperti pohon bambu !!!
Fleksibilitas pohon bambu mengajarkan kita sikap hidup
yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup, walaupun badai &
topan menerpa.
Tidak ada kata menyerah untuk terus tumbuh, tidak ada
alasan untuk terpendam dalam keterbatasan, karena bagaimanapun pertumbuhan demi
pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam
kondisi yang paling sulit sekalipun.
Pastikan dalam hari hari kedepan, hidup kita akan
*MENJULANG TINGGI & menjadi PEMBAWA BERKAT* bagi sesama, seperti halnya
pohon bambu.
Inspiratif......
BalasHapus