( Bendahara MTs/MA Nurul Ikhwan Konsesi )
Pada awal saya berkerja di nurul
ikhwan itu sangat menyenangkan walaupun masih pemula, dan banyak hal yang harus saya pelajari walau kadang
terasa tidak nyaman ketika para guru
tidak masuk dan harus sekali dan terpaksa yang mengimpal karena tidak ada guru
lagi, sedangkan saya tidak tahu apa yang harus saya sampaekan bahan materi
pelajaran.
Banyak manfaat nya ketika saya
bekerja di nurul ikhwan ini karena dari banyak yang saya tidak tahu menjadi
tahu. Setiap dari pekerjaan pasti ada suka dan duka nya. Dan yang tidak enak
nya adalah ketika begitu kita akan mengadakan ujian
semester pasti banyak sekali orang tua murid datang kerumah hanya karena
anaknya tidak bisa ujian untuk hari esok dikarenakan belum selesai masalah
administrasinya, sehingga membuat saya kerepotan karena saya di serbu wali
murid. Karena belajar dari pengalaman diatas saya tidak
mau di serbu orang tua lagi,
setiap bulan selalu saya ingatkan dan bahkan saya panggil satu persatu, dan
pada akhir nya anak – anak memanggil saya “ Ibu ini kayak depkolektor aja tiap
jumpa minta uang”. Ya Allah salah juga
di ingatkan salah tidak di ingatkan juga salah…. Serba salah, tetapi itu
semua hanya permulaan nya saja.
Yang mengagumkan adalah ada
kesadaran dalam diri saya untuk
berhijrah ke jalan yang lebih baik lagi yaitu dengan mulai menutup aurat
saya total. Secara tidak langsung itu semua juga pembelajaran, kita memberi
contoh dan suri tauladan yang baik kepada anak didik kita. Sehingga banyak anak
didik kami yang sudah mulai menerapkan jika keluar rumah memakai hijab. Menutup
aurat adalah perioritas utama di sekolah nurul ikhwan ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar