Oleh : Syabaruddin P.
( Pengurus Yayasan MTs/MA Nurul Ikhwan Konsesi )
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu
’anhu dari Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam beliau bersabda, ”Sebaik-baik hari
yang matahari terbit padanya (hari cerah) adalah hari Jum’at, (karena) pada
hari ini Adam diciptakan, hari ini pula Adam dimasukkan ke dalam surga dan
dikeluarkan darinya, dan tidaklah akan datang hari kiamat kecuali pada hari
Jum’at.” (HR Muslim).
2. Hari
ini mengandung kewajiban sholat Jum’at
Kewajiban sholat Jum’at merupakan
sebesar-besar kewajiban Islam yang paling ditekankan dan seagung-agungnya
berhimpunnya kaum muslimin. Barangsiapa meninggalkannya (menunaikan sholat
Jum’at) karena meremehkannya, niscaya Alloh tutup hatinya sebagaimana di dalam
hadits shahih yang diriwayatkan Muslim.
3. Terdapat
waktu yang orang berdo’a di dalamnya diijabahi (dikabulkan)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu
’anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salambersabda, ”Sesungguhnya
di dalam hari Jum’at ini, ada suatu waktu yang tidaklah seorang Muslim
menemuinya (hari Jum’at) sedangkan ia dalam keadaan berdiri sholat memohon
sesuatu kepada Alloh, melainkan akan Alloh berikan padanya.” (Muttafaq ’alaihi)
Ibnul Qayyim berkata setelah
menyebutkan adanya perselisihan tentang penentuan spesifikasi waktu ini,
”Pendapat-pendapat yang paling rajih (kuat) adalah dua pendapat yang keduanya
terkandung di dalam sebuah hadits yang tsabit (shahih). Yaitu, Pendapat
pertama, bahwasanya (waktu ijabah tersebut) mulai dari duduknya imam hingga
ditunaikannya sholat, sebagaimana dalam hadits Ibnu ’Umar bahwasanya Nabi
Shallallahu ’alaihi wa Salambersabda,
”(waktu ijabah tersebut) yaitu
diantara duduknya imam sampai ditunaikannya sholat.” (HR Muslim)
4. Bersedekah
di dalamnya kebih baik daripada bersedekah pada hari lainnya.
Ibnul Qayyim berkata, ”Bersedekah
pada hari Jum’at dibandingkan hari-hari lainnya dalam sepekan, seperti
bersedekah pada bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya.”Dan di dalam
hadits Ka’ab (dikatakan), ”Bersedekah di dalamnya lebih besar (pahalanya)
daripada bersedekah pada hari lainnya.” (haditsmauquf shahih namun memiliki
hukum marfu’).
5. Ia
adalah hari dimana Allah Azza wa Jalla memuliakan di dalamnya para
wali-wali-Nya kaum mukminin di dalam surga. Dari Anas bin Malik radhiyallahu
’anhu, beliau berkata tentang firman Allah Azza wa Jalla,”
Dan pada sisi kami ada
tambahannya.” (QS Qaf, 35)
Beliau berkata, ”Allah muliakan
mereka pada tiap hari Jum’at.”
6. Ia
adalah hari ’Ied (perayaan) yang berulang-ulang setiap pekan.
Dari Ibnu ’Abbas radhiyallahu
’anhuma berkata, Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salambersabda,
”Sesungguhnya hari ini adalah
hari ’Ied yang Alloh jadikan bagi kaum Muslimin, barangsiapa yang mendapati
hari Jum’at hendaknya ia mandi…” (HR Ibnu Majah dalam Shahih at-Targhib I/298).
7. Ia
adalah hari yang menghapuskan dosa-dosa
Dari Salman beliau berkata,
Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda,
”Tidaklah seorang hamba mandi
pada hari Jum’at dan bersuci dengan sebaik-baik bersuci, lalu ia meminyaki
rambutnya atau berparfum dengan minyak wangi, kemudian ia keluar (menunaikan
sholat Jum’at) dan tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk), kemudian ia
melakukan sholat apa yang diwajibkan atasnya dan ia diam ketika Imam
berkhutbah, melainkan segala dosanya akan diampuni antara hari Jum’at ini
dengan Jum’at lainnya.” (HR Bukhari).
8. Orang
yang berjalan untuk menunaikan sholat Jum’at, pada tiap langkah kakinya ada
pahala puasa dan sholat setahun.
Sebagaimana hadits Aus bin Aus
radhiyallahu ’anhu beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam
bersabda,
”Barangsiapa yang mandi lalu
berwudhu pada hari Jum’at, lalu ia bersegera dan bergegas (untuk sholat),
kemudian ia mendekat kepada imam dan diam, maka baginya pada setiap langkah
kaki yang ia langkahkan (ada pahala) puasa dan sholat setahun, dan yang
demikian ini adalah sesuatu yang mudah bagi Alloh.” (HR Ahmad dan Ashhabus
Sunnan, dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah).
Allohu Akbar! Setiap langkah yang
diayun menuju sholat Jum’at sepadan dengan puasa dan sholat setahun?!
Dimana orang-orang yang mau
berlekas untuk menuju kebesaran ini?! Dimana orang-orang yang menginginkan
anugerah ini?!
9. Jahannam
itu dinyalakan –yaitu dikobarkan apinya- setiap hari dalam sepekan kecuali pada
hari Jum’at.
Yang mana hal ini sebagai (salah
satu bentuk) pemuliaan terhadap hari yang agung ini. (LihatZaadul Ma’ad I/387).
10. Meninggal
pada hari Jum’at atau malamnya merupakan tanda-tanda husnul khotimah.
Dimana orang yang wafat pada hari
ini akan aman dari siksa kubur dan dari pertanyaan dua Malaikat. Dari Ibnu ’Amr
radhiyallahu ’anhuma beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam
bersabda,
”Tidaklah seorang muslim
meninggal pada hari Jum’at atau pada malam Jum’at, kecuali Alloh Ta’ala
lindungi dari fitnah kubur.” (R Ahmad dan Turmudi, dishahihkan oleh al-Albani).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar